Tampilkan postingan dengan label Motorcycle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motorcycle. Tampilkan semua postingan
Satu postingan lagi sob buat malem ini ya :D
Masih soal motor, ane mau bahas lagi garapan yang abis ane kerjain, cara merubah kelistrikan honda GL100 menggunakan kelistrikan honda Tiger, istilah kerennya "Fullwave"
Penjelasan apa itu fullwave bisa dibaca dipostingan ane sebelumnya, disini.
Oke langsung aja ke inti pembahasan.
Sebelum memulai syarat utamanya adalah:
1. Motor yang mau di ekskusi <- Ini harus ada
2. Spull <- motornya harus ada spullnya juga hahaha
Oke selanjutnya apa aja sih yang dibutuhin:
1. Kabel (gunakan kabel yang bagus, biasanya ane beli di bengkel mobil)
2. Kiprok yang sudah menganut sistim fulwave (yang banyak digunakan dan ane gunakan kali ini kiprok Honda Tiger)
3. Soket kiprok
4. Heat Shrink/ Selang bakar (ini bisa dibeli di toko elektronik terdekat)
5. Packing blok magnet
6. Kopi + Roko (ini wajib, lebih bagus lagi kalo ada gorengannya hahaha)
Trus alat2 apa aja yang dibutuhkan:
1. Kunci T8 (untuk membuka blok magnet)
2. Gunting
4. Solasi
5. Alat kerok (bisa kikir, pisau atau gunting)
6. Timah dan solder
7. Multitester
8. Tang potong
Sebelumnya ane tekenin, prinsipnya sbenernya simple, tapi diperlukan ketelitian, jadi baca dan pahami langkahnya satu persatu.
Kalo udah siap semua langsung aja nyok ekskusi.
Pertama2 yang kita lakuin tentu aja bongkar blok magnet, gunakan kunci T8.
Gini nih kalo udah dibuka
Oke lanjut kebagian yang harus lebih teliti, melepas kawat ground spull. Mungkin bagi yang udah berpengalaman ini bukan hal yang susah untuk menentukan mana ground spullnya. GL100 ane udah ganti spull set punya pro series, dan spullnya sama persis seperti spull honda supra x 100.
Nah trus yang mana kawat ground spullnya? perhatikan lingkaran merah di gambar di atas. Hati2, terdapat 2 solderan dilingkaran itu. Yang satu kabel berwarna hijau, yg tu jangan diotak-atik, satu lagi ada solderan hanya berupa sebuah kawat, nah kawat ini yg kita potong. Ingat, KAWAT bukan yang kabel yaa.
Setelah dipotong kerok ujungnya pake kikir, pisau ato gunting sampe lapisan tembaganya ilang.
Kalo udah, kita ambil kabel yang kita siapin di awal (ane pakai warna biru, inget biar penjelesan dibawah ga bingung), trus sambungin ke kawat yang tadi kita potong trus kerok.
Sambungnya harus di SOLDER! kenapa harus? karena ini krusial, kita gamau sambungan ini lepas, bisa konslet, lumayan loh gulung ulang spull apalagi sampe ganti spull.
Trus jangan lupa juga sambungan harus ditutup pake heat shrink yang kita sediain di awal tadi, ane sangat menyarankan ini, karena kalo pake solasi, dikhawatirkan akan lepas karena terkena oli dan panas.
Sampai sini kita sudah selesai mencabut kawat spull, sebelum lanjut ke langkah selanjutnya mari kita cek satu persatu.
Ambil multitester, set ke mode continuity, multimeter bakal berbunyi beep kalau kedua probe/tester merah & hitam saling disentuhkan. Artinya, ada kontinyuitas (hubungan) antara titik-titik yang di ukur.
Pertama sambungkan satu probe/kabel multitester ke kabel ekstra (kabel baru yang kita sambungkan tadi), dan satunya lagi ke kabel warna putih dari soket asli spull.
Harus bunyi! kalau tidak bunyi berarti ada kesalahan, cek lagi sambungan kawat tadi.
Setelah itu cek antara kabel ekstra dengan kabel hijau di spull (lingkaran merah dari gambar diatas) Tidak boleh bunyi!
Setelah semua lancar, rapihkan kabel dengan melilitkan kegulungan agar tidak mengganggu magnet saat dipasang nanti.
Buat bolongan kecil di karet tempat kabel spull keluar, lalu keluarkan kabel ekstra tadi lewat situ.
Setelah kabel dirapihkan, pasang kembali spull dan blok magnet seperti semula..
Setelah terpasang rapih, lihat kabel yang keluar dari spull, disitu terdapat kabel warna kuning (kabel lampu), putuskan karena sudah tidak kita gunakan, kemudian solasi agar tidak terjadi konsleting apabila menyentuh rangka.
Beres dari spull lanjut ke bagian Kiprok.
Cabut soket dari kiprok asli. pada kiprok terdapat 4 kabel yaitu merah, hijau, putih dan kuning.
Siapkan kiprok dan soket tiger yang sudah kita sediakan.
Sebelumnya kita harus tau fungsi dari setiap soket yang ada, Perhatikan gambar berikut:
Gambar ane ambil dari Google dan blog Om Novaera
Oke selanjutnya kita mulai instalasi kiprok tiger yang kita sediakan di awal.
Soket nomor 1 : Kabel merah dari kiprok ori yang sudah kita lepas tadi.
Soket nomor 2 : Kabel kuning dari kiprok ori dan sambungkan(gabungkan) juga kabel dari kunci kontak (paling gampang sambungkan dengan kabel hitam di terminal sikring 10A dekat aki)
Soket nomor 3 : Kabel hijau dari kiprok ori yang kita lepas tadi.
Soket nomor 4 : Kabel putih dari kiprok ori yang kita lepas tadi.
Soket nomor 5 : Kabel biru (Kabel ekstra yang kita gunakan di bagian 1)
catatan: soket nomor 4 dan nomor 5 boleh terbalik psosisnya.
Rapihkan kabel dan amankan setiap sambungan dengan solasi agar tidak terjadi konsleting.
Sampai tahap ini kita sudah menyelesaikan proses fullwave, langkah terakhir adalah pengecekan untuk memastikan semua langkah benar, siapkan multitester:
Pengecekan 1: Cabut sikring 15A atau lepas kabel aki, nyalakan kontak, selah motor, kalo nyala berarti fullwaving berhasil.
Pengecekan 2: Pasang lagi sikring, nyalakan kontak, nyalakan lampu, apabila menyala berarti jalur lampu aman, matikan lagi.
Pengecekan 3: Cek Voltase aki, biasanya aki sehat akan menunjukan voltase kisaran 12.3~12.8V. Kemudian nyalakan kunci kontak dan mesin (boleh pake starter elektrik, boleh pake starter engkol). Lihat lagi angka di multimeter. Nilainya harus lebih tinggi dari 12V , kisaran 13~15V, pertanda output regulator mengambil alih suplai listrik.
Pengecekan 4: Kemudian nyalakan lampu utama, biasanya voltase bakal turun sampe 12V atau kurang dikit, ini normal. Lanjut putar gas sedikit (kira-kira setara dengan berjalan pada kecepatan 30~40 km/jam). Nilai voltase bakal naik hingga maksimal 14.5~15.6V, artinya ada suplai dari output regulator. Nilai ini nggak boleh >16V (baik kondisi tanpa beban maupun beban penuh) karena beresiko “menyiksa” aki dan komponen elektrik lainnya, termasuk CDI! Kalo output >16V, cek sambungan di soket nomer 2 tadi, atau bisa jadi malah kiproknya yang bermasalah, silahkan pinjam kiprok tiger orang untuk memastikan.
Setelah semua pengecekan dilakukan, berarti proses fullwaving telah selesai dengan benar.
Silahkan rapihkan kembali, kiprok silahkan tentukan tempat sendiri dan disarankan menempel kerangka aga lebih maksimal membuang panas.
Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan komen dibawah pasti ane bales.
Special thanks buat Om Novaera dan Blog nya.
Masih soal motor, ane mau bahas lagi garapan yang abis ane kerjain, cara merubah kelistrikan honda GL100 menggunakan kelistrikan honda Tiger, istilah kerennya "Fullwave"
Penjelasan apa itu fullwave bisa dibaca dipostingan ane sebelumnya, disini.
Oke langsung aja ke inti pembahasan.
Sebelum memulai syarat utamanya adalah:
1. Motor yang mau di ekskusi <- Ini harus ada
2. Spull <- motornya harus ada spullnya juga hahaha
Oke selanjutnya apa aja sih yang dibutuhin:
1. Kabel (gunakan kabel yang bagus, biasanya ane beli di bengkel mobil)
2. Kiprok yang sudah menganut sistim fulwave (yang banyak digunakan dan ane gunakan kali ini kiprok Honda Tiger)
3. Soket kiprok
4. Heat Shrink/ Selang bakar (ini bisa dibeli di toko elektronik terdekat)
5. Packing blok magnet
6. Kopi + Roko (ini wajib, lebih bagus lagi kalo ada gorengannya hahaha)
Trus alat2 apa aja yang dibutuhkan:
1. Kunci T8 (untuk membuka blok magnet)
2. Gunting
4. Solasi
5. Alat kerok (bisa kikir, pisau atau gunting)
6. Timah dan solder
7. Multitester
8. Tang potong
Sebelumnya ane tekenin, prinsipnya sbenernya simple, tapi diperlukan ketelitian, jadi baca dan pahami langkahnya satu persatu.
Kalo udah siap semua langsung aja nyok ekskusi.
Pertama2 yang kita lakuin tentu aja bongkar blok magnet, gunakan kunci T8.
Gini nih kalo udah dibuka
Nah trus yang mana kawat ground spullnya? perhatikan lingkaran merah di gambar di atas. Hati2, terdapat 2 solderan dilingkaran itu. Yang satu kabel berwarna hijau, yg tu jangan diotak-atik, satu lagi ada solderan hanya berupa sebuah kawat, nah kawat ini yg kita potong. Ingat, KAWAT bukan yang kabel yaa.
Setelah dipotong kerok ujungnya pake kikir, pisau ato gunting sampe lapisan tembaganya ilang.
Kalo udah, kita ambil kabel yang kita siapin di awal (ane pakai warna biru, inget biar penjelesan dibawah ga bingung), trus sambungin ke kawat yang tadi kita potong trus kerok.
Sambungnya harus di SOLDER! kenapa harus? karena ini krusial, kita gamau sambungan ini lepas, bisa konslet, lumayan loh gulung ulang spull apalagi sampe ganti spull.
Trus jangan lupa juga sambungan harus ditutup pake heat shrink yang kita sediain di awal tadi, ane sangat menyarankan ini, karena kalo pake solasi, dikhawatirkan akan lepas karena terkena oli dan panas.
Sampai sini kita sudah selesai mencabut kawat spull, sebelum lanjut ke langkah selanjutnya mari kita cek satu persatu.
Ambil multitester, set ke mode continuity, multimeter bakal berbunyi beep kalau kedua probe/tester merah & hitam saling disentuhkan. Artinya, ada kontinyuitas (hubungan) antara titik-titik yang di ukur.
Pertama sambungkan satu probe/kabel multitester ke kabel ekstra (kabel baru yang kita sambungkan tadi), dan satunya lagi ke kabel warna putih dari soket asli spull.
Harus bunyi! kalau tidak bunyi berarti ada kesalahan, cek lagi sambungan kawat tadi.
Setelah itu cek antara kabel ekstra dengan kabel hijau di spull (lingkaran merah dari gambar diatas) Tidak boleh bunyi!
Setelah semua lancar, rapihkan kabel dengan melilitkan kegulungan agar tidak mengganggu magnet saat dipasang nanti.
Buat bolongan kecil di karet tempat kabel spull keluar, lalu keluarkan kabel ekstra tadi lewat situ.
Setelah kabel dirapihkan, pasang kembali spull dan blok magnet seperti semula..
Setelah terpasang rapih, lihat kabel yang keluar dari spull, disitu terdapat kabel warna kuning (kabel lampu), putuskan karena sudah tidak kita gunakan, kemudian solasi agar tidak terjadi konsleting apabila menyentuh rangka.
Beres dari spull lanjut ke bagian Kiprok.
Cabut soket dari kiprok asli. pada kiprok terdapat 4 kabel yaitu merah, hijau, putih dan kuning.
Siapkan kiprok dan soket tiger yang sudah kita sediakan.
Sebelumnya kita harus tau fungsi dari setiap soket yang ada, Perhatikan gambar berikut:
Gambar ane ambil dari Google dan blog Om Novaera
Oke selanjutnya kita mulai instalasi kiprok tiger yang kita sediakan di awal.
Soket nomor 1 : Kabel merah dari kiprok ori yang sudah kita lepas tadi.
Soket nomor 2 : Kabel kuning dari kiprok ori dan sambungkan(gabungkan) juga kabel dari kunci kontak (paling gampang sambungkan dengan kabel hitam di terminal sikring 10A dekat aki)
Soket nomor 3 : Kabel hijau dari kiprok ori yang kita lepas tadi.
Soket nomor 4 : Kabel putih dari kiprok ori yang kita lepas tadi.
Soket nomor 5 : Kabel biru (Kabel ekstra yang kita gunakan di bagian 1)
catatan: soket nomor 4 dan nomor 5 boleh terbalik psosisnya.
Rapihkan kabel dan amankan setiap sambungan dengan solasi agar tidak terjadi konsleting.
Sampai tahap ini kita sudah menyelesaikan proses fullwave, langkah terakhir adalah pengecekan untuk memastikan semua langkah benar, siapkan multitester:
Pengecekan 1: Cabut sikring 15A atau lepas kabel aki, nyalakan kontak, selah motor, kalo nyala berarti fullwaving berhasil.
Pengecekan 2: Pasang lagi sikring, nyalakan kontak, nyalakan lampu, apabila menyala berarti jalur lampu aman, matikan lagi.
Pengecekan 3: Cek Voltase aki, biasanya aki sehat akan menunjukan voltase kisaran 12.3~12.8V. Kemudian nyalakan kunci kontak dan mesin (boleh pake starter elektrik, boleh pake starter engkol). Lihat lagi angka di multimeter. Nilainya harus lebih tinggi dari 12V , kisaran 13~15V, pertanda output regulator mengambil alih suplai listrik.
Pengecekan 4: Kemudian nyalakan lampu utama, biasanya voltase bakal turun sampe 12V atau kurang dikit, ini normal. Lanjut putar gas sedikit (kira-kira setara dengan berjalan pada kecepatan 30~40 km/jam). Nilai voltase bakal naik hingga maksimal 14.5~15.6V, artinya ada suplai dari output regulator. Nilai ini nggak boleh >16V (baik kondisi tanpa beban maupun beban penuh) karena beresiko “menyiksa” aki dan komponen elektrik lainnya, termasuk CDI! Kalo output >16V, cek sambungan di soket nomer 2 tadi, atau bisa jadi malah kiproknya yang bermasalah, silahkan pinjam kiprok tiger orang untuk memastikan.
Setelah semua pengecekan dilakukan, berarti proses fullwaving telah selesai dengan benar.
Silahkan rapihkan kembali, kiprok silahkan tentukan tempat sendiri dan disarankan menempel kerangka aga lebih maksimal membuang panas.
Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan komen dibawah pasti ane bales.
Special thanks buat Om Novaera dan Blog nya.
Mumpung lagi semangat dan punya kuota juga nih broo mau posting lagi ah haha
Postingan kali ini emang udah bukan postingan yang aneh, tapi lumayan lah buat tambahan referensi broo hehe
Ga dipungkiri lagi kan bro, buat para pecinta roda dua pasti slalu ngerasa kurang dengan tunggangannya, kurang ganteng lah, kurang kenceng dan kurang lainnya haha
dan ubahan kali ini pun juga banyak dilirik buat memaksimalkan tampilan tunggangan para biker.
Termasuk tunggangan ane juga gamau kalah dong sama motor2 muda sekarang haha
Dapet waktu libur akhirnya ane sempetin deh buat garap.
Yang harus disediain sih cukup Beli cakram belakang satu set+adaptor untuk piringannya.
Gua sih sangat menyarankan pake yang original buat hasil yang maksimal broo, tapi apa daya dana gua juga minim, jadilah gua pake kw, itu juga gabeli, pake bekas motor ane yang dulu haha
Proses pertama pasang adaptor ke tromol belakang, karna ane pake bekas dan ukuran tromol beda jadi harus sedikit dibubut biar bisa masuk plek haha
Coba dipasang, josss
Abis itu lanjut bikin lobang baut untuk pegangan adaptor biar ga lari waktu ban muter, tromol di bor tembus trus dibaut.
sebenerny udh beres urusan adaptor sampe sini, tapi karna gua pake piringan seadanya jadi gua harus bikin lubang baru yang pas sama piringan yang gua pake.
Setelah dipasang jadi gini broo
Okeh langsung tes pasang ke motor, ganteng!
Abis itu lanjut setting posisi kaliper (pala babi).
saran, posisi kaliper seperti apapun usahakan baut pembuangan angin menghadap keaatas untuk memudahkan buang angin kaliper juga agar kaliper bekerja maksimal.
Setelah itu pasang bagian master rem, disini gua gabisa bahas ya karna kebetulan udh pake underbone jadi gaperlu setting posisi master lagi hehe
dan hasil akhirnya seperti ini :D
Kalo ada masukan atau pertanyaan monggo di komen :)
Postingan kali ini emang udah bukan postingan yang aneh, tapi lumayan lah buat tambahan referensi broo hehe
Ga dipungkiri lagi kan bro, buat para pecinta roda dua pasti slalu ngerasa kurang dengan tunggangannya, kurang ganteng lah, kurang kenceng dan kurang lainnya haha
dan ubahan kali ini pun juga banyak dilirik buat memaksimalkan tampilan tunggangan para biker.
Termasuk tunggangan ane juga gamau kalah dong sama motor2 muda sekarang haha
Dapet waktu libur akhirnya ane sempetin deh buat garap.
Yang harus disediain sih cukup Beli cakram belakang satu set+adaptor untuk piringannya.
Gua sih sangat menyarankan pake yang original buat hasil yang maksimal broo, tapi apa daya dana gua juga minim, jadilah gua pake kw, itu juga gabeli, pake bekas motor ane yang dulu haha
Proses pertama pasang adaptor ke tromol belakang, karna ane pake bekas dan ukuran tromol beda jadi harus sedikit dibubut biar bisa masuk plek haha
Coba dipasang, josss
Abis itu lanjut bikin lobang baut untuk pegangan adaptor biar ga lari waktu ban muter, tromol di bor tembus trus dibaut.
sebenerny udh beres urusan adaptor sampe sini, tapi karna gua pake piringan seadanya jadi gua harus bikin lubang baru yang pas sama piringan yang gua pake.
Setelah dipasang jadi gini broo
Okeh langsung tes pasang ke motor, ganteng!
Abis itu lanjut setting posisi kaliper (pala babi).
saran, posisi kaliper seperti apapun usahakan baut pembuangan angin menghadap keaatas untuk memudahkan buang angin kaliper juga agar kaliper bekerja maksimal.
Setelah itu pasang bagian master rem, disini gua gabisa bahas ya karna kebetulan udh pake underbone jadi gaperlu setting posisi master lagi hehe
dan hasil akhirnya seperti ini :D
Kalo ada masukan atau pertanyaan monggo di komen :)
Hallo sobat blogger, posting lagi ah isi waktu daripada bete :D
Sebenernya postingan kaya gini sih udah banyak sob, tapi gapapa deh ane share juga ya, mungkin bisa jadi referensi. Kebetulan kemaren abis kena apes sob haha
Kronologisnya sih waktu tanggal 21 Januari kemaren ane kena tilang di daerah kalimalang. Posisinya emang lagi ada razia GL ane yang udah tuwir diberhentiin deh, akhirnya ketauan deh tuh pajak ane mati dari 2009 haha
Narsis dikit GL ane yak hehe
Sempet sakit hati juga sih ini motor dibilang mesin jait ama polisinya haha
Seperti biasa tetep pilih damai ditempat sih ane hehe (jangan ditiru ya haha) maklum kosan ane di depok, rumah di cikampek, kena tilang di bekasi, mager broooh haha
Apesnya ane saat itu cuma megang duit 11ribu rupiah doang, ribuan semua pula kembalian beli bensin haha
Setengah jam nego alot gamau diterima juga duit ane (gatau diri duit 11rb mau damai hahaha) akhirnya dibikinin surat tilang, dan ane ambil slip merah.
Di surat tilang ane dikenain pasal 288(1) yg setelah ane tau itu pelanggaran kalo gabisa nunjukin STNK. Ane kebagian jadwal sidang tanggal 13 Feb di pengadilan negri bekasi, lama banget sob haha
Gini nih surat tilangnya
dan Skip aja sampe tanggal sidang ane haha
Nah tanggal 13 Feb kemaren, jadwalnya ane sidang.
Dari cikampek ane pake angkutan umum aja biar fleksibel, mana hujan terus, naek kereta enak bisa bobo cantik haha #abaikan
Buat yang mau kereta bisa turun di stasiun bekasi, trus lanjut jalan kaki soalnya ga ada angkot sob arah PN, deket ko sepuluh menit ane sampe.
tapi bisa juga sih pake becak, ojek, ato taxi. Ane sih pilih jalan irit haha
Begitu sampe, udah bukan rahasia umum lagi ya, calo bertebaran dengan bebas dari depan sampe belakang haha
Gambar ane pinjem dr blognya mas disini soalnya mau foto sendiri ujan sob wehehe
Buat sidang tilang, langsung kebelakang aja, lewat gang disampingnya.
Ini suasana didalam jam set 8 pagi, syukurlah masih sepi sob haha
Masih setengah 8 pagi loket pendaftaran belum dibuka sob haha
yang sebelah kiri loket pendaftaran area kabupaten bekasi dan sebelah kanan area bekasi kota.
Tapi perubahan terbaru kemaren, hanya dibuka 1 loket yaitu bekasi kota, karna sidang tilang untuk kabupaten bekasi sudah dipindahkan ke pengadilan negeri di daerah DeltaMas. Jadi pastiin ga salah dateng ya sob
Jam 8 loket dibuka, nanti ente serahin dah tuh surat tilangnya, nanti dituker sama nomor antrian. Ane untung dateng pagi, jadi masih dapet antrian 19 haha
Abis dapet antrian, masih harus nunggu lagi, sidang baru dimulai jam 9 sob haha
iseng2 keliling2 ternyata ada ruang tahanannya juga
Sidangnya belum bakal dimulai, hakim sama para petugasnya harus senam dulu biar sehat :D
Abis acara senam selesai, ruang sidang disiapin trus boleh pada masuk dah, ini ruangannya
ruangannya ada ditengah, pasti ketemu ko haha lagi2 harus nunggu hakim dan petugasnya dandan
jam 9 lewat 5 akhirnya para petugas masuk trus sidang dimulai
Kalo mau ambil foto diruang ini jangan sampe keliatan ppengawas sidang ya, nanti dimarahin harus izin dulu ama hakim soob
Prosesnya bener2 cepet sob, nanti bakal dipanggil nomor urutnya, trus ente maju ke meja hakim, hakim sebut nominal yang harus dibayar, trus selesai deh.
tinggal keluar ketempat bayar dan ambil sim/stnk nya.
Nih ternyata ruang tahanan yang ane foto tadi yang jadi tempat pembayaran
Biasanya sih denda yang harus dibayar itu dipukul rata, kemaren sim ane ditahan kena dendanya Rp.80ribu+ seceng katanya sih buat administrasi haha
Sampe sini udh kelar deh proses sidang tilangnya, total dari sidang dimulai sampe giliran ane nomor 19 cuma sepuluh menit, cepet banget kan :D
Terakhir jangan kaget sim/stnk ente bolong2 kana steples haha
So buat sobat blogger jangan panik sidang tilang yaa, prosesnya ga seribet sidang laen haha
selain itu sidang tilang pun kita jadi lebih berjasa karna kita menyumbang langsung ke kas negara :p
Kalo ada yang mau ditanyakan di komen aja ya sob~
Sebenernya postingan kaya gini sih udah banyak sob, tapi gapapa deh ane share juga ya, mungkin bisa jadi referensi. Kebetulan kemaren abis kena apes sob haha
Kronologisnya sih waktu tanggal 21 Januari kemaren ane kena tilang di daerah kalimalang. Posisinya emang lagi ada razia GL ane yang udah tuwir diberhentiin deh, akhirnya ketauan deh tuh pajak ane mati dari 2009 haha
Narsis dikit GL ane yak hehe
Sempet sakit hati juga sih ini motor dibilang mesin jait ama polisinya haha
Seperti biasa tetep pilih damai ditempat sih ane hehe (jangan ditiru ya haha) maklum kosan ane di depok, rumah di cikampek, kena tilang di bekasi, mager broooh haha
Apesnya ane saat itu cuma megang duit 11ribu rupiah doang, ribuan semua pula kembalian beli bensin haha
Setengah jam nego alot gamau diterima juga duit ane (gatau diri duit 11rb mau damai hahaha) akhirnya dibikinin surat tilang, dan ane ambil slip merah.
Di surat tilang ane dikenain pasal 288(1) yg setelah ane tau itu pelanggaran kalo gabisa nunjukin STNK. Ane kebagian jadwal sidang tanggal 13 Feb di pengadilan negri bekasi, lama banget sob haha
Gini nih surat tilangnya
dan Skip aja sampe tanggal sidang ane haha
Nah tanggal 13 Feb kemaren, jadwalnya ane sidang.
Dari cikampek ane pake angkutan umum aja biar fleksibel, mana hujan terus, naek kereta enak bisa bobo cantik haha #abaikan
Buat yang mau kereta bisa turun di stasiun bekasi, trus lanjut jalan kaki soalnya ga ada angkot sob arah PN, deket ko sepuluh menit ane sampe.
tapi bisa juga sih pake becak, ojek, ato taxi. Ane sih pilih jalan irit haha
Begitu sampe, udah bukan rahasia umum lagi ya, calo bertebaran dengan bebas dari depan sampe belakang haha
Gambar ane pinjem dr blognya mas disini soalnya mau foto sendiri ujan sob wehehe
Buat sidang tilang, langsung kebelakang aja, lewat gang disampingnya.
Ini suasana didalam jam set 8 pagi, syukurlah masih sepi sob haha
Masih setengah 8 pagi loket pendaftaran belum dibuka sob haha
yang sebelah kiri loket pendaftaran area kabupaten bekasi dan sebelah kanan area bekasi kota.
Tapi perubahan terbaru kemaren, hanya dibuka 1 loket yaitu bekasi kota, karna sidang tilang untuk kabupaten bekasi sudah dipindahkan ke pengadilan negeri di daerah DeltaMas. Jadi pastiin ga salah dateng ya sob
Jam 8 loket dibuka, nanti ente serahin dah tuh surat tilangnya, nanti dituker sama nomor antrian. Ane untung dateng pagi, jadi masih dapet antrian 19 haha
iseng2 keliling2 ternyata ada ruang tahanannya juga
Sidangnya belum bakal dimulai, hakim sama para petugasnya harus senam dulu biar sehat :D
Abis acara senam selesai, ruang sidang disiapin trus boleh pada masuk dah, ini ruangannya
ruangannya ada ditengah, pasti ketemu ko haha lagi2 harus nunggu hakim dan petugasnya dandan
jam 9 lewat 5 akhirnya para petugas masuk trus sidang dimulai
Kalo mau ambil foto diruang ini jangan sampe keliatan ppengawas sidang ya, nanti dimarahin harus izin dulu ama hakim soob
Prosesnya bener2 cepet sob, nanti bakal dipanggil nomor urutnya, trus ente maju ke meja hakim, hakim sebut nominal yang harus dibayar, trus selesai deh.
tinggal keluar ketempat bayar dan ambil sim/stnk nya.
Nih ternyata ruang tahanan yang ane foto tadi yang jadi tempat pembayaran
Biasanya sih denda yang harus dibayar itu dipukul rata, kemaren sim ane ditahan kena dendanya Rp.80ribu+ seceng katanya sih buat administrasi haha
Sampe sini udh kelar deh proses sidang tilangnya, total dari sidang dimulai sampe giliran ane nomor 19 cuma sepuluh menit, cepet banget kan :D
Terakhir jangan kaget sim/stnk ente bolong2 kana steples haha
So buat sobat blogger jangan panik sidang tilang yaa, prosesnya ga seribet sidang laen haha
selain itu sidang tilang pun kita jadi lebih berjasa karna kita menyumbang langsung ke kas negara :p
Kalo ada yang mau ditanyakan di komen aja ya sob~
Hallo sobat blogger, ya biasalah tengah malem gini bete ga ada kerjaan, mending blogging ye sob hahaha
Sedikit refreshing, baru denger cerita temen nih tentang cuplikan acara 86 di NET.TV tanggal 12 Desember 2014 kemarin.
Ada apa sih di tayangan itu? ya seperti biasa lah tentang liputan pelanggaran2 yang terjadi di sekitar kita.
Tapi kali ini nih menariknya salah satu pelaku kesalahannya mengaku seorang anggota Club motor, langsung aja deh ke kronologis kejadiannya.
Berawal dari ulah pengendara ini melanggar rambu lalu lintas yang jelas dilarang memutar balik, terjaringlah doi oleh Briptu Eka dan kawan2.
Nah dari sinilah kesalahan pengendara ini bertambah, ini nih beberapa kesalahan yang dilakukan:
1. Melanggar marka
2. Warna kendaraan tidak sesuai dengan surat
3. Memakai SIRINE
Uniknya, saat di introgasi pengendara tersebut mengaku seorang anak club motor, yang secara garis besar menurut opini ane itu sekumpulan orang yang hobby/penikmat berkendara dengan kendaraan roda dua.
Dimana seharusnya mereka itu lebih paham tentang peraturan dan etika dalam berkendara.
Polisi : ini sirine sirine
biker : nggak, saya nggak pernah nyalain sirine pak nggak pernah,
Polisi: ini motor di stnk warnanya apa ?
Biker : hitam pak
Polisi : ini motor warnanya apa ?
Biker : ini saya pinjem sama orang pak, bukan punya saya
Polisi : Ini sirine, yang berhak memakai sirine hanya tiga yaitu pemadam, ambulance dan kepolisian kamu apa ?
Biker : club pak
Secara hukum memang jelas disebutkan pelarangan penggunaan atribut seperti SIRINE, STROBO, dan ROTATOR.
Semuanya dengan jelas disebutkan dalam beberapa pasal berikut ini:
Pasal 59 ayat (1) , Pasal 59 ayat (5) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 , Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1999 dan Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1993 , Pasal 72 Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1999 .
Untuk lebih jelasnya sobat bisa browsing tentang beberapa pasal diatas.
Oleh kareana itu jelas penggunaan atribut tersebut dilarang untuk kendaraan sipil. Dan karena beberapa oknum seperti ini yang terkadang membuat pandangan masyarakat umum memandang negatif para biker.
Padahal jelas tidak semua biker seperti ini.
Selain itu atribut tersebut pun kerap memancing aroganisme pengendara dijalan, merasa seolah harus lebih diutamakan dijalan.
No Offense tentang opini ane tadi,hanya sekedar sharing dan monggo berbagi pendapatnya.
Lalu bagaimana dengan pengendara diatas? ya setelah diberi surat tilang, pengendara tersebut diizinkan melanjutkan perjalanannya.
Sebelum pergi pengendara tersebut sempat membuat ulah dengan menggeber-geber suara motornya yg membuat Briptu Eka kesal dan marah. Apa rasanya ya dibentak Briptu Eka yang cantik juga menggoda itu hahaha
Bagi yang penasaran bisa menonton kembali liputannya yang sudah diunggah ke youtube di link ini.
Bonus:
Sedikit refreshing, baru denger cerita temen nih tentang cuplikan acara 86 di NET.TV tanggal 12 Desember 2014 kemarin.
Ada apa sih di tayangan itu? ya seperti biasa lah tentang liputan pelanggaran2 yang terjadi di sekitar kita.
Tapi kali ini nih menariknya salah satu pelaku kesalahannya mengaku seorang anggota Club motor, langsung aja deh ke kronologis kejadiannya.
Berawal dari ulah pengendara ini melanggar rambu lalu lintas yang jelas dilarang memutar balik, terjaringlah doi oleh Briptu Eka dan kawan2.
Nah dari sinilah kesalahan pengendara ini bertambah, ini nih beberapa kesalahan yang dilakukan:
1. Melanggar marka
2. Warna kendaraan tidak sesuai dengan surat
3. Memakai SIRINE
Uniknya, saat di introgasi pengendara tersebut mengaku seorang anak club motor, yang secara garis besar menurut opini ane itu sekumpulan orang yang hobby/penikmat berkendara dengan kendaraan roda dua.
Dimana seharusnya mereka itu lebih paham tentang peraturan dan etika dalam berkendara.
Polisi : ini sirine sirine
biker : nggak, saya nggak pernah nyalain sirine pak nggak pernah,
Polisi: ini motor di stnk warnanya apa ?
Biker : hitam pak
Polisi : ini motor warnanya apa ?
Biker : ini saya pinjem sama orang pak, bukan punya saya
Polisi : Ini sirine, yang berhak memakai sirine hanya tiga yaitu pemadam, ambulance dan kepolisian kamu apa ?
Biker : club pak
Secara hukum memang jelas disebutkan pelarangan penggunaan atribut seperti SIRINE, STROBO, dan ROTATOR.
Semuanya dengan jelas disebutkan dalam beberapa pasal berikut ini:
Pasal 59 ayat (1) , Pasal 59 ayat (5) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 , Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1999 dan Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1993 , Pasal 72 Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1999 .
Untuk lebih jelasnya sobat bisa browsing tentang beberapa pasal diatas.
Oleh kareana itu jelas penggunaan atribut tersebut dilarang untuk kendaraan sipil. Dan karena beberapa oknum seperti ini yang terkadang membuat pandangan masyarakat umum memandang negatif para biker.
Padahal jelas tidak semua biker seperti ini.
Selain itu atribut tersebut pun kerap memancing aroganisme pengendara dijalan, merasa seolah harus lebih diutamakan dijalan.
No Offense tentang opini ane tadi,hanya sekedar sharing dan monggo berbagi pendapatnya.
Lalu bagaimana dengan pengendara diatas? ya setelah diberi surat tilang, pengendara tersebut diizinkan melanjutkan perjalanannya.
Sebelum pergi pengendara tersebut sempat membuat ulah dengan menggeber-geber suara motornya yg membuat Briptu Eka kesal dan marah. Apa rasanya ya dibentak Briptu Eka yang cantik juga menggoda itu hahaha
Bagi yang penasaran bisa menonton kembali liputannya yang sudah diunggah ke youtube di link ini.
Bonus:
Hallo sobat blogger, udh lama banget ane ga nulis, maklum lah makin hari kesibukan dunia nyata semakin bertambah. Kali ini ane sedikit melenceng dari dunia IT karena ane mau bahas soal dunia permotoran, lebih spesifiknya tentang kelistrikan motor.
Kebetulan kemaren ada kawan dari Bandung kontek ane, doi bertanya soal fullwaving Honda Karisma, makanya sekalian aja ane buat tutornya mumpung ada karisma yang mau di ekskusi.
Sebelumnya udah pada tau belum sih fullwave itu apa? Secara garis besar fullwave itu memaksimalkan kinerja spull dalam memberi supply listrik (Correct Me If I Wrong).
Pada dasarnya prinsip fullwave sepeda motor itu sama yaitu melepas grounding spull dan merubah manjadi jalur pengisian, hanya saja letak ground spullnya itu yang berbeda untuk setiap jenis motor.
Kali ini yang akan ane bahas yaitu spull sepeda motor Honda Karisma, untuk motor lainnya bisa langsung menuju blog Bro Novaera disini.
Oke langsung aja ke inti pembahasan.
Sebelum memulai syarat utamanya adalah:
1. Motor yang mau di ekskusi <- Ini harus ada
2. Spull <- motornya harus ada spullnya juga hahaha
Oke selanjutnya apa aja sih yang dibutuhin:
1. Kabel (gunakan kabel yang bagus, biasanya ane beli di bengkel mobil)
2. Kiprok yang sudah menganut sistim fulwave (yang banyak digunakan dan ane gunakan kali ini kiprok Honda Tiger)
3. Soket kiprok
4. Heat Shrink/ Selang bakar (ini bisa dibeli di toko elektronik terdekat)
5. Packing blok magnet
6. Kopi + Roko (ini wajib, lebih bagus lagi kalo ada gorengannya hahaha)
Trus alat2 apa aja yang dibutuhkan:
1. Kunci T8 (untuk membuka blok magnet)
2. Gunting
4. Solasi
5. Alat kerok (bisa kikir, pisau atau gunting)
6. Timah dan solder
7. Multitester
8. Tang potong
Sebelumnya ane tekenin, prinsipnya sbenernya simple, tapi diperlukan ketelitian, jadi baca dan pahami langkahnya satu persatu.
Kalo udah siap semua langsung aja nyok ekskusi.
Pertama2 yang kita lakuin tentu aja bongkar blok magnet, gunakan kunci T8.
Gini nih kalo udah dibuka
Oke lanjut kebagian yang harus lebih teliti, melepas ground spull. Mungkin bagi yang udah berpengalaman ini bukan hal yang susah untuk menentukan mana ground spullnya. Untuk honda karisma sendiri ane bantuin kasih detailnya.
Perhatikan gambar berikut:
Lihat lingkaran merah, itu adalah jalur ground pulser, biarin jangan diotak-atik kita cuma sebagai patokan.
Kemudian lihat lingkaran biru, itu adalah tab tempat kawat terpasanga.
Nah sisanya lingkaran hijau, itu adalah posisi ground spullnya, jangan sampai tertukar karna dua lingkaran biru itu bentuknya sama.
Berikut ane kasih gambar lagi untuk lebih jelasnya:
Untuk membantu, hitung aja 4 angker dr kabel hijau tadi.
Oke kita udah nemu kawat ground spullnya, langkah selanjutnya harus lebih seksama karena ane ga sempet foto dokumentasi kemarin.
Bagian 1 nih ya sektor spull :D
Sekarang kita potong kawat ground spull yang udah kita dapet tadi, lihat panah hijau.
Setelah dipotong kerok ujungnya pake kikir, pisau ato gunting sampe lapisan tembaganya ilang.
Kalo udah, kita ambil kabel yang kita siapin di awal (ane pakai warna biru, inget biar penjelesan dibawah ga bingung), trus sambungin ke kawat yang tadi kita potong trus kerok.
Sambungnya harus di SOLDER! kenapa harus? karena ini krusial, kita gamau sambungan ini lepas, bisa konslet, lumayan loh gulung ulang spull apalagi sampe ganti spull.
Trus jangan lupa juga sambungan harus ditutup pake heat shrink yang kita sediain di awal tadi, ane sangat menyarankan ini, karena kalo pake solasi, dikhawatirkan akan lepas karena terkena oli dan panas.
Sampai sini kita sudah selesai mencabut kawat spull, sebelum lanjut ke langkah selanjutnya mari kita cek satu persatu.
Ambil multitester, set ke mode continuity, multimeter bakal berbunyi beep kalau kedua probe/tester merah & hitam saling disentuhkan. Artinya, ada kontinyuitas (hubungan) antara titik-titik yang di ukur.
Pertama sambungkan satu probe/kabel multitester ke kabel ekstra (kabel baru yang kita sambungkan tadi), dan satunya lagi ke kabel warna putih dari soket asli spull.
Harus bunyi! kalau tidak bunyi berarti ada kesalahan, cek lagi sambungan kawat tadi.
Setelah itu cek antara kabel ekstra dengan kabel hijau di spull (lingkaran merah dari gambar diatas) Tidak boleh bunyi!
Setelah semua lancar, rapihkan kabel dengan melilitkan kegulungan agar tidak mengganggu magnet saat dipasang nanti.
Buat bolongan kecil di karet tempat kabel spull keluar, lalu keluarkan kabel ekstra tadi lewat situ.
Jadi seperti ini:
Setelah kabel dirapihkan, pasang kembali spull dan blok magnet seperti semula..
Sampai tahap ini kita sudah melwati Bagian 1.
Lanjut nyok ke bagian 2.
Cabut soket dari kiprok asli. Kiprok asli kasrisma jadi satu dengan CDI, jangan salah cabut, soket kiprok isinya ada 4 kabel yaitu merah, hijau, putih dan kuning.
Siapkan kiprok dan soket tiger yang sudah kita sediakan.
Sebelumnya kita harus tau fungsi dari setiap soket yang ada, Perhatikan gambar berikut:
Gambar ane ambil dari Google dan blog Om Novaera
Oke selanjutnya kita mulai instalasi kiprok tiger yang kita sediakan di awal.
Soket nomor 1 : Kabel merah dari kiprok ori yang sudah kita lepas tadi.
Soket nomor 2 : Kabel kuning dari kiprok ori dan sambungkan(gabungkan) juga kabel dari kunci kontak (paling gampang sambungkan dengan kabel hitam di terminal sikring 10A dekat aki)
Soket nomor 3 : Kabel hijau dari kiprok ori yang kita lepas tadi.
Soket nomor 4 : Kabel putih dari kiprok ori yang kita lepas tadi.
Soket nomor 5 : Kabel biru (Kabel ekstra yang kita gunakan di bagian 1)
catatan: soket nomor 4 dan nomor 5 boleh terbalik psosisnya.
Rapihkan kabel dan amankan setiap sambungan dengan solasi agar tidak terjadi konsleting.
Sampai tahap ini kita sudah menyelesaikan proses fullwave, langkah terakhir adalah pengecekan untuk memastikan semua langkah benar, siapkan multitester:
Pengecekan 1: Cabut sikring 15A atau lepas kabel aki, nyalakan kontak, selah motor, kalo nyala berarti fullwaving berhasil.
Pengecekan 2: Pasang lagi sikring, nyalakan kontak, nyalakan lampu, apabila menyala berarti jalur lampu aman, matikan lagi.
Pengecekan 3: Cek Voltase aki, biasanya aki sehat akan menunjukan voltase kisaran 12.3~12.8V. Kemudian nyalakan kunci kontak dan mesin (boleh pake starter elektrik, boleh pake starter engkol). Lihat lagi angka di multimeter. Nilainya harus lebih tinggi dari 12V , kisaran 13~15V, pertanda output regulator mengambil alih suplai listrik.
Pengecekan 4: Kemudian nyalakan lampu utama, biasanya voltase bakal turun sampe 12V atau kurang dikit, ini normal. Lanjut putar gas sedikit (kira-kira setara dengan berjalan pada kecepatan 30~40 km/jam). Nilai voltase bakal naik hingga maksimal 14.5~15.6V, artinya ada suplai dari output regulator. Nilai ini nggak boleh >16V (baik kondisi tanpa beban maupun beban penuh) karena beresiko “menyiksa” aki dan komponen elektrik lainnya, termasuk CDI! Kalo output >16V, cek sambungan di soket nomer 2 tadi, atau bisa jadi malah kiproknya yang bermasalah, silahkan pinjam kiprok tiger orang untuk memastikan.
Setelah semua pengecekan dilakukan, berarti proses fullwaving telah selesai dengan benar.
Silahkan rapihkan kembali, kiprok silahkan tentukan tempat sendiri dan disarankan menempel kerangka aga lebih maksimal membuang panas.
Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan komen dibawah pasti ane bales.
Special thanks buat Om Novaera dan Blog nya.
Kebetulan kemaren ada kawan dari Bandung kontek ane, doi bertanya soal fullwaving Honda Karisma, makanya sekalian aja ane buat tutornya mumpung ada karisma yang mau di ekskusi.
Sebelumnya udah pada tau belum sih fullwave itu apa? Secara garis besar fullwave itu memaksimalkan kinerja spull dalam memberi supply listrik (Correct Me If I Wrong).
Pada dasarnya prinsip fullwave sepeda motor itu sama yaitu melepas grounding spull dan merubah manjadi jalur pengisian, hanya saja letak ground spullnya itu yang berbeda untuk setiap jenis motor.
Kali ini yang akan ane bahas yaitu spull sepeda motor Honda Karisma, untuk motor lainnya bisa langsung menuju blog Bro Novaera disini.
Oke langsung aja ke inti pembahasan.
Sebelum memulai syarat utamanya adalah:
1. Motor yang mau di ekskusi <- Ini harus ada
2. Spull <- motornya harus ada spullnya juga hahaha
Oke selanjutnya apa aja sih yang dibutuhin:
1. Kabel (gunakan kabel yang bagus, biasanya ane beli di bengkel mobil)
2. Kiprok yang sudah menganut sistim fulwave (yang banyak digunakan dan ane gunakan kali ini kiprok Honda Tiger)
3. Soket kiprok
4. Heat Shrink/ Selang bakar (ini bisa dibeli di toko elektronik terdekat)
5. Packing blok magnet
6. Kopi + Roko (ini wajib, lebih bagus lagi kalo ada gorengannya hahaha)
Trus alat2 apa aja yang dibutuhkan:
1. Kunci T8 (untuk membuka blok magnet)
2. Gunting
4. Solasi
5. Alat kerok (bisa kikir, pisau atau gunting)
6. Timah dan solder
7. Multitester
8. Tang potong
Sebelumnya ane tekenin, prinsipnya sbenernya simple, tapi diperlukan ketelitian, jadi baca dan pahami langkahnya satu persatu.
Kalo udah siap semua langsung aja nyok ekskusi.
Pertama2 yang kita lakuin tentu aja bongkar blok magnet, gunakan kunci T8.
Gini nih kalo udah dibuka
Oke lanjut kebagian yang harus lebih teliti, melepas ground spull. Mungkin bagi yang udah berpengalaman ini bukan hal yang susah untuk menentukan mana ground spullnya. Untuk honda karisma sendiri ane bantuin kasih detailnya.
Perhatikan gambar berikut:
Kemudian lihat lingkaran biru, itu adalah tab tempat kawat terpasanga.
Nah sisanya lingkaran hijau, itu adalah posisi ground spullnya, jangan sampai tertukar karna dua lingkaran biru itu bentuknya sama.
Berikut ane kasih gambar lagi untuk lebih jelasnya:
Oke kita udah nemu kawat ground spullnya, langkah selanjutnya harus lebih seksama karena ane ga sempet foto dokumentasi kemarin.
Bagian 1 nih ya sektor spull :D
Sekarang kita potong kawat ground spull yang udah kita dapet tadi, lihat panah hijau.
Setelah dipotong kerok ujungnya pake kikir, pisau ato gunting sampe lapisan tembaganya ilang.
Kalo udah, kita ambil kabel yang kita siapin di awal (ane pakai warna biru, inget biar penjelesan dibawah ga bingung), trus sambungin ke kawat yang tadi kita potong trus kerok.
Sambungnya harus di SOLDER! kenapa harus? karena ini krusial, kita gamau sambungan ini lepas, bisa konslet, lumayan loh gulung ulang spull apalagi sampe ganti spull.
Trus jangan lupa juga sambungan harus ditutup pake heat shrink yang kita sediain di awal tadi, ane sangat menyarankan ini, karena kalo pake solasi, dikhawatirkan akan lepas karena terkena oli dan panas.
Sampai sini kita sudah selesai mencabut kawat spull, sebelum lanjut ke langkah selanjutnya mari kita cek satu persatu.
Ambil multitester, set ke mode continuity, multimeter bakal berbunyi beep kalau kedua probe/tester merah & hitam saling disentuhkan. Artinya, ada kontinyuitas (hubungan) antara titik-titik yang di ukur.
Pertama sambungkan satu probe/kabel multitester ke kabel ekstra (kabel baru yang kita sambungkan tadi), dan satunya lagi ke kabel warna putih dari soket asli spull.
Harus bunyi! kalau tidak bunyi berarti ada kesalahan, cek lagi sambungan kawat tadi.
Setelah itu cek antara kabel ekstra dengan kabel hijau di spull (lingkaran merah dari gambar diatas) Tidak boleh bunyi!
Setelah semua lancar, rapihkan kabel dengan melilitkan kegulungan agar tidak mengganggu magnet saat dipasang nanti.
Buat bolongan kecil di karet tempat kabel spull keluar, lalu keluarkan kabel ekstra tadi lewat situ.
Jadi seperti ini:
Sampai tahap ini kita sudah melwati Bagian 1.
Lanjut nyok ke bagian 2.
Cabut soket dari kiprok asli. Kiprok asli kasrisma jadi satu dengan CDI, jangan salah cabut, soket kiprok isinya ada 4 kabel yaitu merah, hijau, putih dan kuning.
Siapkan kiprok dan soket tiger yang sudah kita sediakan.
Sebelumnya kita harus tau fungsi dari setiap soket yang ada, Perhatikan gambar berikut:
Gambar ane ambil dari Google dan blog Om Novaera
Oke selanjutnya kita mulai instalasi kiprok tiger yang kita sediakan di awal.
Soket nomor 1 : Kabel merah dari kiprok ori yang sudah kita lepas tadi.
Soket nomor 2 : Kabel kuning dari kiprok ori dan sambungkan(gabungkan) juga kabel dari kunci kontak (paling gampang sambungkan dengan kabel hitam di terminal sikring 10A dekat aki)
Soket nomor 3 : Kabel hijau dari kiprok ori yang kita lepas tadi.
Soket nomor 4 : Kabel putih dari kiprok ori yang kita lepas tadi.
Soket nomor 5 : Kabel biru (Kabel ekstra yang kita gunakan di bagian 1)
catatan: soket nomor 4 dan nomor 5 boleh terbalik psosisnya.
Rapihkan kabel dan amankan setiap sambungan dengan solasi agar tidak terjadi konsleting.
Sampai tahap ini kita sudah menyelesaikan proses fullwave, langkah terakhir adalah pengecekan untuk memastikan semua langkah benar, siapkan multitester:
Pengecekan 1: Cabut sikring 15A atau lepas kabel aki, nyalakan kontak, selah motor, kalo nyala berarti fullwaving berhasil.
Pengecekan 2: Pasang lagi sikring, nyalakan kontak, nyalakan lampu, apabila menyala berarti jalur lampu aman, matikan lagi.
Pengecekan 3: Cek Voltase aki, biasanya aki sehat akan menunjukan voltase kisaran 12.3~12.8V. Kemudian nyalakan kunci kontak dan mesin (boleh pake starter elektrik, boleh pake starter engkol). Lihat lagi angka di multimeter. Nilainya harus lebih tinggi dari 12V , kisaran 13~15V, pertanda output regulator mengambil alih suplai listrik.
Pengecekan 4: Kemudian nyalakan lampu utama, biasanya voltase bakal turun sampe 12V atau kurang dikit, ini normal. Lanjut putar gas sedikit (kira-kira setara dengan berjalan pada kecepatan 30~40 km/jam). Nilai voltase bakal naik hingga maksimal 14.5~15.6V, artinya ada suplai dari output regulator. Nilai ini nggak boleh >16V (baik kondisi tanpa beban maupun beban penuh) karena beresiko “menyiksa” aki dan komponen elektrik lainnya, termasuk CDI! Kalo output >16V, cek sambungan di soket nomer 2 tadi, atau bisa jadi malah kiproknya yang bermasalah, silahkan pinjam kiprok tiger orang untuk memastikan.
Setelah semua pengecekan dilakukan, berarti proses fullwaving telah selesai dengan benar.
Silahkan rapihkan kembali, kiprok silahkan tentukan tempat sendiri dan disarankan menempel kerangka aga lebih maksimal membuang panas.
Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan komen dibawah pasti ane bales.
Special thanks buat Om Novaera dan Blog nya.
by: vulvychint @kaskus
buat di batok lampu, saran dari gw yaa coba dikasi dobel tape di tiap sambungannya.
Uda gt di tiap lubang lubang spion, dikasi karet ban dalem bekas biar neken, dan juga di sela sela batok lampu dengan rumah minyak rem, dikasi karet ban dalem bekas juga.
Itu uda sangat membantu mengurangi orkes dari batok..
Kalo dari body, semua baut"nya dikasi ring aja gan yang rada gedean biar lebi neken, itu uda sangat membantu mengurangi suara suara dari body.
Ama dari cover kenalpot, itu dikasi ring aja baut"nya, terus cover kenalpot yang di leher kenalpotnya dicopot aja sekalian biar ga geter geter
dijamin bohay ente kembali muda.
Syarat syarat diatas hanya berlaku kalo gak ada rumah baut yang patah / pecah.
Selesai :)
buat di batok lampu, saran dari gw yaa coba dikasi dobel tape di tiap sambungannya.
Uda gt di tiap lubang lubang spion, dikasi karet ban dalem bekas biar neken, dan juga di sela sela batok lampu dengan rumah minyak rem, dikasi karet ban dalem bekas juga.
Itu uda sangat membantu mengurangi orkes dari batok..
Kalo dari body, semua baut"nya dikasi ring aja gan yang rada gedean biar lebi neken, itu uda sangat membantu mengurangi suara suara dari body.
Ama dari cover kenalpot, itu dikasi ring aja baut"nya, terus cover kenalpot yang di leher kenalpotnya dicopot aja sekalian biar ga geter geter
dijamin bohay ente kembali muda.
Syarat syarat diatas hanya berlaku kalo gak ada rumah baut yang patah / pecah.
Selesai :)
buat yang mau otak atik mesin, berikut ini patokan standar mesin karisma..
Mesin
diameter x langkah
52,4 mm x 57,9 mm
volume langkah
124,9 cc
kompresi
9,0:1
klep masuk buka
2 derajat sebelum tma
klep masuk tutup
25 derajat sebelum tmb
klep keluar buka
34 derajat sebelum tma
klep keluar tutup
0 derajat sebelum tmb
transmisi
reduksi primer 67/20
reduksi final / sproket 34/14
gigi 1 35/14
gigi 2 31/20
gigi 3 23/20
gigi 4 24/26
karburator
id karbu apbf0a
keihin 18 mm
main jet #75a
pilot jet #35
pembukaan skrup pilot 1 - 7/8 putaran keluar
tinggi pelampung 11,7mm
putaran stasioner 1.400 rpm
Selesei :)
Sumber : K.O.K KASKUS
Mesin
diameter x langkah
52,4 mm x 57,9 mm
volume langkah
124,9 cc
kompresi
9,0:1
klep masuk buka
2 derajat sebelum tma
klep masuk tutup
25 derajat sebelum tmb
klep keluar buka
34 derajat sebelum tma
klep keluar tutup
0 derajat sebelum tmb
transmisi
reduksi primer 67/20
reduksi final / sproket 34/14
gigi 1 35/14
gigi 2 31/20
gigi 3 23/20
gigi 4 24/26
karburator
id karbu apbf0a
keihin 18 mm
main jet #75a
pilot jet #35
pembukaan skrup pilot 1 - 7/8 putaran keluar
tinggi pelampung 11,7mm
putaran stasioner 1.400 rpm
Selesei :)
Sumber : K.O.K KASKUS
ini bikin rusak shock gan. di posisi aslinya, bantalan bawah dan bantalan atas itu ga statis gan, tapi elastis ngikutin arah ayunan. elastis disini jangan dibayangin gerak kasat mata, tapi sebatas meredam benturan yang dateng baik di atas maupun di bawah. kalo dia dipasang anting yang merubah posisi sok, bantalan yang kudunya gerak maju mundur buat bikin sok kerja jadi ga bisa. malah geraknya justru jadi kanan ke kiri karena posisinya dah diputer 90derajat. ini yang bikin shock patah karena ga elastis alias semua benturan diserap di satu titik. selain itu ditambah dari kualitas rata2 peninggi sok kurang baik, dan bikin posisi sok jadi miring. jadi kalo mau nyari peninggi sok, kalo bisa cari yang enggak ngerubah posisi sok.
Gambaran :
Liat di gambarnya gan, kenapa pake anting2 itu pasti bikin patah. (bukan mungkin ya, tapi PASTI
)
Kalo blum patah ya berarti emang belum waktunya aja.
Kalo blum patah ya berarti emang belum waktunya aja.
Gambar 1
Maka ketika mengalami guncangan, misalkan Swing arm naik ke atas (menekan shock), otomatis shock akan memendek dan butuh perubahan sudut terhadap swing arm.
Gambar 2
Lihat apa yang terjadi jika baut shock dibuat statis (tidak bisa bergerak)? Otomatis sudut shock terhadap swing arm akan selalu 90 derajat.
Sudah pasti ketika shock mengalami tekanan (memendek) akan patah karena mengalami ketidaksamaan arah bagian bawah shock dengan bagian atasnya.
Sudah pasti ketika shock mengalami tekanan (memendek) akan patah karena mengalami ketidaksamaan arah bagian bawah shock dengan bagian atasnya.
Selesai :)
Sumber : K.O.K KASKUS
Cara Seting Main Jet dan Pilot Jet Karburator
Biasanya kita nggak puas dengan setingan mesin, jika motor kita suah dikorekmaka main-jet dan pilot-jet karburator perlu diseting ulang.
Setingannya tergantung pada korekan motor masing-masing, yang penting bedakan rasa tarikan motor di mesin.
Lakukan penyetelan gas dan angin secara tepat. Jika motor dicoba digeber/gasfull terus tarikannya kurang maka setelan main jet kurang pas. Coba naikan setelan 5 angka dulu. Setelah itu, coba tarik gas lagi. Jika pada tarikan gas yang tinggi masih ada jeda pada pasokan bensin/masih mberebet, berarti main-jet masih kurang juga. Bisa naikan satu step lagi, atau jadi 7 atau 7,5 angka. Biasanya, untuk korekan harian kenaikan itu sudah cukup tinggi.
Sebaliknya, jika saat digas malah terasa mbrebet di putaran atas. Itu artinya, kenaikan main-jet yang dilakukan terlalu besar dan harus diturunin. Selain mbrebet, setelan main kegedean juga berdampak bensin boros. Bensin terbuang dan nggak terbakar maksimal. Bisa dilihat di busi. Kalau cepat sekali hitam, berarti setelan main jet terlalu besar, ciri-ciri kondisi dapat dilihat pada tema busi.
Sementara untuk setelan pilot-jet karburator, coba hal ini. Nyalakan motor, jika motor susah hidup setelah dilakukan penyetelan atau bisa hidup tapi pada putaran bawah tampak seperti ada jeda/kosongnya tarikan seperti bensin enggak jalan. Itu artinya pilot-jet nggak pas, perlu dinaikan.
Cara menaikan juga bertahap. Sama seperti kenaikan main-jet, coba dinaikan 5 angka dulu, jika msih kurang bisa dinaikan satu step lagi antara 5 sampai 7,5 angka. Tentu saja, tergantung karakter mesin msing-masing dan jenis karburator. Tapi biasanya setingan pilot dan main-jet karburator nggak sampai 10.
Selesai :)
Sumber : K.O.K KASKUS
Biasanya kita nggak puas dengan setingan mesin, jika motor kita suah dikorekmaka main-jet dan pilot-jet karburator perlu diseting ulang.
Setingannya tergantung pada korekan motor masing-masing, yang penting bedakan rasa tarikan motor di mesin.
Lakukan penyetelan gas dan angin secara tepat. Jika motor dicoba digeber/gasfull terus tarikannya kurang maka setelan main jet kurang pas. Coba naikan setelan 5 angka dulu. Setelah itu, coba tarik gas lagi. Jika pada tarikan gas yang tinggi masih ada jeda pada pasokan bensin/masih mberebet, berarti main-jet masih kurang juga. Bisa naikan satu step lagi, atau jadi 7 atau 7,5 angka. Biasanya, untuk korekan harian kenaikan itu sudah cukup tinggi.
Sebaliknya, jika saat digas malah terasa mbrebet di putaran atas. Itu artinya, kenaikan main-jet yang dilakukan terlalu besar dan harus diturunin. Selain mbrebet, setelan main kegedean juga berdampak bensin boros. Bensin terbuang dan nggak terbakar maksimal. Bisa dilihat di busi. Kalau cepat sekali hitam, berarti setelan main jet terlalu besar, ciri-ciri kondisi dapat dilihat pada tema busi.
Sementara untuk setelan pilot-jet karburator, coba hal ini. Nyalakan motor, jika motor susah hidup setelah dilakukan penyetelan atau bisa hidup tapi pada putaran bawah tampak seperti ada jeda/kosongnya tarikan seperti bensin enggak jalan. Itu artinya pilot-jet nggak pas, perlu dinaikan.
Cara menaikan juga bertahap. Sama seperti kenaikan main-jet, coba dinaikan 5 angka dulu, jika msih kurang bisa dinaikan satu step lagi antara 5 sampai 7,5 angka. Tentu saja, tergantung karakter mesin msing-masing dan jenis karburator. Tapi biasanya setingan pilot dan main-jet karburator nggak sampai 10.
Selesai :)
Sumber : K.O.K KASKUS
KEIHIN
Honda > pilot jet / main jet
Prima >
40 / 75
Supra >
38 / 72
Legenda > 40 / 75
Grand >
40 / 75
Karisma >
35 / 75
SupraX125 > 35 / 75
KEIHIN
Kawasaki > pilot jet / main jet
Kaze >
40/85
Blitz >
35/80
EXTREMEPilot-Jet
Supra 32, 35, 38, 40, 42, 45, 48
Karisma 32, 35, 38, 40, 42, 45, 48
Vario 32, 35, 38, 40, 42, 45, 48
Tiger 32, 35, 38, 40, 42, 45, 48
Ninja 32, 35, 38, 40, 42, 45, 48
Main-Jet
Supra 72, 75, 78, 80, 82, 85
Karisma 72, 75, 78, 80, 82, 85
Kaze 72, 75, 78, 80, 82, 85
Tiger 100, 102, 105, 108, 110, 112, 115, 118, 120, 122, 125, 128
Ninja 100, 102, 105, 108, 110, 112, 115, 118, 120, 122, 125, 128
Vario 110, 130, 135, 138, 140, 142, 145, 148, 150, 152, 155, 160, 162, 165, 168, 170
Kitaco
Main-Jet
Kaze 75, 78, 80, 82, 85, 88, 90
Grand 75, 78, 80, 82, 85, 88, 90
Supra 75, 78, 80, 82, 85, 88, 90
Karisma punya PJ dan MJ ULIR.na SIMILAR dengan:
Honda Grand, Honda Supra, Supra 125 Honda Blade, Vario dan RevA, Kawasaki Kaze, Kawasaki Blitz, Kawasaki Ninja.
karena sama" pake Keihin
Honda > pilot jet / main jet
Prima >
40 / 75
Supra >
38 / 72
Legenda > 40 / 75
Grand >
40 / 75
Karisma >
35 / 75
SupraX125 > 35 / 75
KEIHIN
Kawasaki > pilot jet / main jet
Kaze >
40/85
Blitz >
35/80
EXTREMEPilot-Jet
Supra 32, 35, 38, 40, 42, 45, 48
Karisma 32, 35, 38, 40, 42, 45, 48
Vario 32, 35, 38, 40, 42, 45, 48
Tiger 32, 35, 38, 40, 42, 45, 48
Ninja 32, 35, 38, 40, 42, 45, 48
Main-Jet
Supra 72, 75, 78, 80, 82, 85
Karisma 72, 75, 78, 80, 82, 85
Kaze 72, 75, 78, 80, 82, 85
Tiger 100, 102, 105, 108, 110, 112, 115, 118, 120, 122, 125, 128
Ninja 100, 102, 105, 108, 110, 112, 115, 118, 120, 122, 125, 128
Vario 110, 130, 135, 138, 140, 142, 145, 148, 150, 152, 155, 160, 162, 165, 168, 170
Kitaco
Main-Jet
Kaze 75, 78, 80, 82, 85, 88, 90
Grand 75, 78, 80, 82, 85, 88, 90
Supra 75, 78, 80, 82, 85, 88, 90
Karisma punya PJ dan MJ ULIR.na SIMILAR dengan:
Honda Grand, Honda Supra, Supra 125 Honda Blade, Vario dan RevA, Kawasaki Kaze, Kawasaki Blitz, Kawasaki Ninja.
karena sama" pake Keihin
Selesai :)
Sumber : K.O.K KASKUS
diameter seher X diameter seher X langkah piston X 3.14 : 4
Karisma setandar
bore (diameter seher) = 52.4 mm
stroke (langkah piston) = 57.9 mm
52.4 X 52.4 x 57.9 X 3.14 / 4
= 124,798 cc
Karisma seher Kaze OS100
54 x 54 x 57.9 x 3.14 / 4
= 132,536 cc
Karisma seher Blitz Joy OS 0
56 x 56 x 57.9 x 3.14 / 4
= 142,535 cc
Karisma seher Honda Nouva Sonic
58 x 58 x 57.9 x 3.14 / 4
= 152,898 cc
Karisma seher Honda Tiger OS50
64 x 64 x 57.9 x 3.14 /4
= 186,169 cc
bore up dapat menyebabkan kanker (kantong kering),, serangan jantung (klo ngk kuat bawa motor kenceng),, ngempostensi (ngk ada kompresi),, ganguan kejiawaan (bawaannya pngn ngebut melulu) serta yg pasti ketagihan..
Selesai :)
Sumber : K.O.K KASKUS
Karisma setandar
bore (diameter seher) = 52.4 mm
stroke (langkah piston) = 57.9 mm
52.4 X 52.4 x 57.9 X 3.14 / 4
= 124,798 cc
Karisma seher Kaze OS100
54 x 54 x 57.9 x 3.14 / 4
= 132,536 cc
Karisma seher Blitz Joy OS 0
56 x 56 x 57.9 x 3.14 / 4
= 142,535 cc
Karisma seher Honda Nouva Sonic
58 x 58 x 57.9 x 3.14 / 4
= 152,898 cc
Karisma seher Honda Tiger OS50
64 x 64 x 57.9 x 3.14 /4
= 186,169 cc
bore up dapat menyebabkan kanker (kantong kering),, serangan jantung (klo ngk kuat bawa motor kenceng),, ngempostensi (ngk ada kompresi),, ganguan kejiawaan (bawaannya pngn ngebut melulu) serta yg pasti ketagihan..
Selesai :)
Sumber : K.O.K KASKUS
SAE = Society of Automotive Engineers (SAE International)
organisasi ini menentukan level dari pelumas otomotif...sedangkan angka di blkg kata SAE menentukan tingkat kekentalan oli tsb.
Klo API = American Petroleum Institute
ini jg suatu organisasi di benua Amerika sana yg menentukan tingkat kwalitas pelumas yg kita gunakan,sedangkan huruf setelah kata API menentukan kwalitas tsb,contoh: API-SL lebih tinggi dibanding API-SJ,sedangkan saat ini grade API tertinggi yg dijual di Indonesia sudah mencapai API-SM
JASO = Japanese Automotive Standards Organization
keterangannya jg sama kek diatas cmn ini dari Jepang
Saat ini grade JASO sudah mencapai JASO-MA2 tp agak susah dicari krn masih jarang pelumasnya,plg sering JASO-MA...
Jadi kwalitas pelumas yg kita pakai itu ditentukan oleh 3 organisasi diatas,s0 klo pilih oli jgn liat merknya tapi liat smua grade diatas dan pilih yg tingkat kekentalannya sesuai sama mobil/motor kita.
Sumber : K.O.K KASKUS
organisasi ini menentukan level dari pelumas otomotif...sedangkan angka di blkg kata SAE menentukan tingkat kekentalan oli tsb.
Klo API = American Petroleum Institute
ini jg suatu organisasi di benua Amerika sana yg menentukan tingkat kwalitas pelumas yg kita gunakan,sedangkan huruf setelah kata API menentukan kwalitas tsb,contoh: API-SL lebih tinggi dibanding API-SJ,sedangkan saat ini grade API tertinggi yg dijual di Indonesia sudah mencapai API-SM
JASO = Japanese Automotive Standards Organization
keterangannya jg sama kek diatas cmn ini dari Jepang
Saat ini grade JASO sudah mencapai JASO-MA2 tp agak susah dicari krn masih jarang pelumasnya,plg sering JASO-MA...
Jadi kwalitas pelumas yg kita pakai itu ditentukan oleh 3 organisasi diatas,s0 klo pilih oli jgn liat merknya tapi liat smua grade diatas dan pilih yg tingkat kekentalannya sesuai sama mobil/motor kita.
Sumber : K.O.K KASKUS
Aplikasi Ban untuk harian ternyata nggak boleh sembarangan, karena jalanan yang dilewati bervariasi (berlubang, becek, berlumpur, tanjakan, tikungan, berpasir, hujan, dll.) ngga seperti kondisi jalanan di road race atau drag race.
Pemakaian ban harus memperhatikan ukuran velgnya. Ban dan velg yang ngga sesuai mengakibatkan ban meninggi atau melebar dari ukuran standar.
Jika tapak ban terlalu besar daripada tapak velg, ban cenderung meninggi dan lancip. Sehingga rawan melejit dari jepitan pinggir velg yang terlalu sempit. Hal ini terjadi jika memaksa memakai ban ukuran besar tanpa diikuti penggantian velg yang lebih lebar.
Jika tapak ban lebih kecil daripada tapak velg, ban akan melebar dan mengkotak. Akibatnya bibir ban ditarik paksa melewati batas agar menempel ke pinggir velg. Belum lagi suspensi motor terasa lebih keras karena fungsi ban meredam beban menurun. Contohnya, aplikasi ban drag di motor harian.
Ban lancip atau kotak sama ruginya. Jika lancip, saat jalan tegak, gigitan karet bundar ke aspal gak maksimal. Bahayanya di jalan gak rata, motor oleng. Saat menikung pun ban lancip tidak lebih baik. Sebab, tapak sampingnya yang besar bisa menipu kita. Rasanya ban masih menapak. Padahal, motor udah terlalu rebah. Kalo tidak disadari, tau-tau ngegelosor alias ngesot.
Ban kotak pun tak kurang ruginya. Kalau saat jalan tegak sih enak bener. Tapi, Giliran mau nikung, permukaan ban yang menempel di aspal minim. Jika maksa rebah, pasti langsung mencium tanah.
Sebaiknya naik turun lebar tapak ban jangan melebihi 1 tingkat. Misalkan velg depan 1,60x17 inci dengan ban standarnya 70/90-17 dapat diganti dengan ukuran ban 80/90-17 atau velg belakang 1,85x17inci dengan ban standarnya 80/90-17 dapat diganti dengan ban 90/90-17.
*KEMBANGAN / PATTERN BAN *
Perhatikan baik-baik ban motor sekarang. Masing-masing tampil dengan pola kembangan alias pattern beragam. Umumnya desain kembangan bergaya semi balap. Jelas itu bukan sekadar pemanis, pola kembangan memiliki beberapa fungsi. Pertama, Aqua Planning Phenomenon (APP) alias fenomena ban mengapung. Sehingga, kembangan berguna untuk jalur membelah air. Kedua, melepas panas.Terakhir, sebagai fashion. Nah, APP itu dipengaruhi oleh pola
kembangan.
Setiap pabrikan ban mendesain kembangan yang berbeda, sesuai kebutuhan kendaraan. Misalnya, untuk jalan basah, kering, bergelombang dan kecepatan tinggi.
Penentuan jenis pattern pada kendaraan, didasari riset masing-masing pabrikan. Hal yang mendasari antara lain bobot, desain dan power, juga karakter kendaraan.
Beberapa produsen berbeda di soal penamaan pola kembangan.
Pabrikan Ban Federal membagi dua. Pertama, jenis konvensional atau campuran alias ngeblok. Kedua, jenis sporty yang ulir kembangnya lebih halus menyerupai ban balap road race. Karet bundar standar lebih bernuansa campuran. Pola ini untuk segala medan. Bisa kering, licin, bergelombang, dan kecepatan tinggi.
Sedang Pabrikan Ban IRC membagi dengan slick (kering) dan wet (basah). Pola kering ditandai dengan kembangan garis lurus tidak terlalu banyak. Sedangkan basah dengan pola kembangan lebih rapat.
Gimana jika ingin ganti ban baru?
Idealnya ikuti pattern orsinal pabrik. Tapi kalau mau beda, perhatikan jalan yang dilaluinya. Lebih dominan becek, pilih kembangan campuran. Seandainya jalan yang dilewati mulus, lebih enak pakai pattern sporty.
*HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN SAAT GANTI BAN *
- Pilih tukang tambal ban yang mempunyai alat pelindung bibir velg, minimal tukang tambal yang kita kenal, karena jika kita asal pilih tukang tambal ban, biasanya tukang tambal ban tidak hati-hati mengerjakannya. Akibatnya, bisa lecet bibir velg kena alat congkelnya.
- Sedikit oli atau air sabun dapat digunakan sebagai alat bantu memasukkan ban ke velg dan membantu gerakan mengembangnya ban pada saat diisi angin, sehingga ban mendekap rata dan sempurna pada bibir velg.
- Tekanan Angin. Isi angin sesuai anjuran pabrikan. Pada saat musim hujan, tekanan ini dapat diturunkan sekitar 5 psi, tujuannya agar cengkeraman ban ke aspal lebih maksimal. Tetapi apabila ban agak kempis terus dipakai di jalanan kering, konsekuensinya bensin agak boros. Apalagi kalau dipakai berboncengan efeknya cukup terasa. Paling enak sih tekanan normal saja. tekanan ban depan 28 - 30 psi lalu belakangnya 32-34 psi.
- Saat musim hujan disarankan memilih ban dengan kompon lembut. Karena karet yang soft memiliki daya cengkeram lebih maksimal. jadi, pas banget buat melibas jalanan basah. Tetapi konsekuensinya usia pakai tipe soft compound lebih pendek alias cepat habis. Kebalikan bila pilih kompon keras. Usia pakainya lama namun saat hujan terasa licin. Ingat! Keras di sini maksudnya bukan karena usia pakai lo.
- Jangan langsung tancap gas setelah kelar mengganti ban. Tekan beberapa kali rem agar tekanan minyak rem kembali normal. Karena biasanya ketika pasang kembali piringan ke kaliper, pelat kampas rem kena cungkil obeng untuk memudahkan pemasangan kembali piringan di kaliper. Ini berakibat tekanan minyak rem melemah saat kampas kena congkel.
*Beberapa Kemungkinan Ban Motor Habis tidak Merata*
1. Velg motor tidak balance. Jika motor menggunakan velg jari-jari (spoke), sebaiknya distel ulang. Namun bila sudah didapati keretakan atau tidak memungkinkan disetel ulang, sebaiknya ganti velg racing dengan yang baru demi keselamatan Anda.
2. Laher sudah oblak. Karena itu cek dengan teliti lahernya. Bila motor
menggunakan dua sokbreker, cek sokbreker kiri kanan. Bisa jadi volume olinya tidak sama, atau posisinya miring sebelah, atau mati sebelah.
3. Pemasangan ban belakang dan ban depan tidak lurus, namun jangan berpatokan pada strip, tapi patokannya pada kelurusan ban. Satu lagi, coba cek bushing swing arm. Bila sudah oblak segera ganti karena hal ini juga dapat mengakibatkan ban habis tidak merata.
4. Cara duduk Anda di motor. Duduk yang tidak memusat, atau duduk yang agak miring sebelah bisa jadi menjadi penyebabnya. karena tumpuan beban menjadi berat sebelah. Hal ini dapat pula terjadi bilamana pembonceng seringkali duduk terlalu ke kiri atau kanan.
*Cara menjaga dan merawat ban motor Anda:*
1. Memperhatikan tekanan ban pada tekanan ideal/sesuai buku petunjuk.
Karena: tekanan yang tidak seimbang mengakibatkan ban retak dan dapat merusak bagian pinggir ban (side wall) sehingga dapat mengakibatkan ban menjadi tidak kokoh dan jika digunakan dalam jangka waktu yang lama, pinggiran ban (side wall) dapat retak dan sobek.
2. Usahakan anda memilih jalan yang paling nyaman
Karena: terkikisnya sebuah ban disebabkan oleh permukaan jalan yang tidak merata, sehingga menyebabkan ban lebih cepat rusak.
3. Keawetan ban tergantung pada cara pengereman dan cara menarik gas
Karena: jika kendaraan sedang melaju dengan kecepatan tinggi pengereman yang baik adalah secara halus dan berbarengan dengan menggunakan kedua rem secara bersamaan dan cara penarikan gas juga jangan terlalu over disaat permulaan mau jalan dikarenakan traksi roda dengan jalan akan lebih cepat mengikis sebuah ban
4. Suku cadang yang berhubungan dengan keawetan ban motor adalah velg dan shock absorber.
Karena: jika shock absorber tidak baik dan velg tidak rata dampak yang akan terkena adalah terkikisnya ban menjadi tidak merata/bergelombang dan ketika disaat menikung permukaan ban tidak bisa mencengkram dengan baik. maka dari itu pun akan membahayakan si pengendara kendaraan tersebut
5. Saat memasang ban, pastikan ban tersebut terpasang secara vertical, garis list tepi ban harus keluar secara merata dan juga arah rotasi ban harus sesuai dengan arah alur ban, agar ban dapat sempurna melaju secara rata di jalan.
Selesai :)
Sumber : K.O.K KASKUS
Pemakaian ban harus memperhatikan ukuran velgnya. Ban dan velg yang ngga sesuai mengakibatkan ban meninggi atau melebar dari ukuran standar.
Jika tapak ban terlalu besar daripada tapak velg, ban cenderung meninggi dan lancip. Sehingga rawan melejit dari jepitan pinggir velg yang terlalu sempit. Hal ini terjadi jika memaksa memakai ban ukuran besar tanpa diikuti penggantian velg yang lebih lebar.
Jika tapak ban lebih kecil daripada tapak velg, ban akan melebar dan mengkotak. Akibatnya bibir ban ditarik paksa melewati batas agar menempel ke pinggir velg. Belum lagi suspensi motor terasa lebih keras karena fungsi ban meredam beban menurun. Contohnya, aplikasi ban drag di motor harian.
Ban lancip atau kotak sama ruginya. Jika lancip, saat jalan tegak, gigitan karet bundar ke aspal gak maksimal. Bahayanya di jalan gak rata, motor oleng. Saat menikung pun ban lancip tidak lebih baik. Sebab, tapak sampingnya yang besar bisa menipu kita. Rasanya ban masih menapak. Padahal, motor udah terlalu rebah. Kalo tidak disadari, tau-tau ngegelosor alias ngesot.
Ban kotak pun tak kurang ruginya. Kalau saat jalan tegak sih enak bener. Tapi, Giliran mau nikung, permukaan ban yang menempel di aspal minim. Jika maksa rebah, pasti langsung mencium tanah.
Sebaiknya naik turun lebar tapak ban jangan melebihi 1 tingkat. Misalkan velg depan 1,60x17 inci dengan ban standarnya 70/90-17 dapat diganti dengan ukuran ban 80/90-17 atau velg belakang 1,85x17inci dengan ban standarnya 80/90-17 dapat diganti dengan ban 90/90-17.
*KEMBANGAN / PATTERN BAN *
Perhatikan baik-baik ban motor sekarang. Masing-masing tampil dengan pola kembangan alias pattern beragam. Umumnya desain kembangan bergaya semi balap. Jelas itu bukan sekadar pemanis, pola kembangan memiliki beberapa fungsi. Pertama, Aqua Planning Phenomenon (APP) alias fenomena ban mengapung. Sehingga, kembangan berguna untuk jalur membelah air. Kedua, melepas panas.Terakhir, sebagai fashion. Nah, APP itu dipengaruhi oleh pola
kembangan.
Setiap pabrikan ban mendesain kembangan yang berbeda, sesuai kebutuhan kendaraan. Misalnya, untuk jalan basah, kering, bergelombang dan kecepatan tinggi.
Penentuan jenis pattern pada kendaraan, didasari riset masing-masing pabrikan. Hal yang mendasari antara lain bobot, desain dan power, juga karakter kendaraan.
Beberapa produsen berbeda di soal penamaan pola kembangan.
Pabrikan Ban Federal membagi dua. Pertama, jenis konvensional atau campuran alias ngeblok. Kedua, jenis sporty yang ulir kembangnya lebih halus menyerupai ban balap road race. Karet bundar standar lebih bernuansa campuran. Pola ini untuk segala medan. Bisa kering, licin, bergelombang, dan kecepatan tinggi.
Sedang Pabrikan Ban IRC membagi dengan slick (kering) dan wet (basah). Pola kering ditandai dengan kembangan garis lurus tidak terlalu banyak. Sedangkan basah dengan pola kembangan lebih rapat.
Gimana jika ingin ganti ban baru?
Idealnya ikuti pattern orsinal pabrik. Tapi kalau mau beda, perhatikan jalan yang dilaluinya. Lebih dominan becek, pilih kembangan campuran. Seandainya jalan yang dilewati mulus, lebih enak pakai pattern sporty.
*HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN SAAT GANTI BAN *
- Pilih tukang tambal ban yang mempunyai alat pelindung bibir velg, minimal tukang tambal yang kita kenal, karena jika kita asal pilih tukang tambal ban, biasanya tukang tambal ban tidak hati-hati mengerjakannya. Akibatnya, bisa lecet bibir velg kena alat congkelnya.
- Sedikit oli atau air sabun dapat digunakan sebagai alat bantu memasukkan ban ke velg dan membantu gerakan mengembangnya ban pada saat diisi angin, sehingga ban mendekap rata dan sempurna pada bibir velg.
- Tekanan Angin. Isi angin sesuai anjuran pabrikan. Pada saat musim hujan, tekanan ini dapat diturunkan sekitar 5 psi, tujuannya agar cengkeraman ban ke aspal lebih maksimal. Tetapi apabila ban agak kempis terus dipakai di jalanan kering, konsekuensinya bensin agak boros. Apalagi kalau dipakai berboncengan efeknya cukup terasa. Paling enak sih tekanan normal saja. tekanan ban depan 28 - 30 psi lalu belakangnya 32-34 psi.
- Saat musim hujan disarankan memilih ban dengan kompon lembut. Karena karet yang soft memiliki daya cengkeram lebih maksimal. jadi, pas banget buat melibas jalanan basah. Tetapi konsekuensinya usia pakai tipe soft compound lebih pendek alias cepat habis. Kebalikan bila pilih kompon keras. Usia pakainya lama namun saat hujan terasa licin. Ingat! Keras di sini maksudnya bukan karena usia pakai lo.
- Jangan langsung tancap gas setelah kelar mengganti ban. Tekan beberapa kali rem agar tekanan minyak rem kembali normal. Karena biasanya ketika pasang kembali piringan ke kaliper, pelat kampas rem kena cungkil obeng untuk memudahkan pemasangan kembali piringan di kaliper. Ini berakibat tekanan minyak rem melemah saat kampas kena congkel.
*Beberapa Kemungkinan Ban Motor Habis tidak Merata*
1. Velg motor tidak balance. Jika motor menggunakan velg jari-jari (spoke), sebaiknya distel ulang. Namun bila sudah didapati keretakan atau tidak memungkinkan disetel ulang, sebaiknya ganti velg racing dengan yang baru demi keselamatan Anda.
2. Laher sudah oblak. Karena itu cek dengan teliti lahernya. Bila motor
menggunakan dua sokbreker, cek sokbreker kiri kanan. Bisa jadi volume olinya tidak sama, atau posisinya miring sebelah, atau mati sebelah.
3. Pemasangan ban belakang dan ban depan tidak lurus, namun jangan berpatokan pada strip, tapi patokannya pada kelurusan ban. Satu lagi, coba cek bushing swing arm. Bila sudah oblak segera ganti karena hal ini juga dapat mengakibatkan ban habis tidak merata.
4. Cara duduk Anda di motor. Duduk yang tidak memusat, atau duduk yang agak miring sebelah bisa jadi menjadi penyebabnya. karena tumpuan beban menjadi berat sebelah. Hal ini dapat pula terjadi bilamana pembonceng seringkali duduk terlalu ke kiri atau kanan.
*Cara menjaga dan merawat ban motor Anda:*
1. Memperhatikan tekanan ban pada tekanan ideal/sesuai buku petunjuk.
Karena: tekanan yang tidak seimbang mengakibatkan ban retak dan dapat merusak bagian pinggir ban (side wall) sehingga dapat mengakibatkan ban menjadi tidak kokoh dan jika digunakan dalam jangka waktu yang lama, pinggiran ban (side wall) dapat retak dan sobek.
2. Usahakan anda memilih jalan yang paling nyaman
Karena: terkikisnya sebuah ban disebabkan oleh permukaan jalan yang tidak merata, sehingga menyebabkan ban lebih cepat rusak.
3. Keawetan ban tergantung pada cara pengereman dan cara menarik gas
Karena: jika kendaraan sedang melaju dengan kecepatan tinggi pengereman yang baik adalah secara halus dan berbarengan dengan menggunakan kedua rem secara bersamaan dan cara penarikan gas juga jangan terlalu over disaat permulaan mau jalan dikarenakan traksi roda dengan jalan akan lebih cepat mengikis sebuah ban
4. Suku cadang yang berhubungan dengan keawetan ban motor adalah velg dan shock absorber.
Karena: jika shock absorber tidak baik dan velg tidak rata dampak yang akan terkena adalah terkikisnya ban menjadi tidak merata/bergelombang dan ketika disaat menikung permukaan ban tidak bisa mencengkram dengan baik. maka dari itu pun akan membahayakan si pengendara kendaraan tersebut
5. Saat memasang ban, pastikan ban tersebut terpasang secara vertical, garis list tepi ban harus keluar secara merata dan juga arah rotasi ban harus sesuai dengan arah alur ban, agar ban dapat sempurna melaju secara rata di jalan.
Selesai :)
Sumber : K.O.K KASKUS
Previous PostPostingan Lama
Beranda

































